Tampilkan postingan dengan label Bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangunan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Sensasi Hotel Di Pinggir Jurang

Menginap di hotel berbintang lima mungkin tidak bisa mengalahkan sensasi saat menginap di hotel satu ini. Mewahkah? Mahalkah? atau pelayanannya yang top? sama sekali bukan malah fasilitas yang disediakan "cukup sederhana", namun yang heboh adalah lokasinya yang ada diatas pegunungan dan tepat berada di pinggir jurang Ya inilah hotel karya perusahaan Italia LeapFactory yang membangun hotel kecil berbentuk silinder diatas gunung Mount Blanc Itali, kira-kira dengan ketinggian 2.835 meter diatas tanah. Karena sulitnya lokasi, hotel berbentuk tabung ini musti diangkut dengan helikopter.





















Waw dengan lokasi di pinggir jurang menjadikan hotel ini memiliki pemandangan yang sangat indah, namun siapa yang mau menghuni hotel ini ya? ternyata sasaran utamanya adalah para pendaki gunung. Hotel ini dilengkapi ruang tamu, dapur, kamar tidur, dan toilet, sementara di atapnya dilengkapi dengan panel surya untuk mengisi kebutuhan listrik. Para pendaki tidak perlu khawatir lagi musti berkemah di udara yang sangat dingin, karena telah tersedia hotel ini, mengenai sewa kamar permalam belum diketahui.

Sumber:
Zon Bebas

Unik, Museum Yang Berada Di Bawah Istana Kepresidenan Argentina


Apa yang anda pikirkan kalau mendengar "Pink"? identik dengan perempuan kan? kita pasti keheranan kalau melihat ada cowok memakai baju berwarna pink karena sedemikian identiknya pink dengan wanita. Nah sekarang bagaimana kalau saya menyebutkan Gedung Pink apa yang anda pikirkan? haha anda pasti berpikir gedung tersebut penuh maho. Nyatanya Gedung Pink adalah istana kepresidenan Argentina (Cassa Rosada), disebut pink karena warnanya memang pink (seperti halnya White House yang memang "White"), namun kita tidak akan berpanjang lebar siapa yang punya ide mengecat istana kepresidenan dengan warna pink namun kita membahas museum yang berada dibawah gedung pink ini.


http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-2.jpg

Baru-baru ini diresmikan oleh Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner, Museo del Bicentenario yang megah dan anggun adalah sebuah situs bersejarah yang secara tak terduga tersembunyi jauh di bawah Gedung Pemerintah Pink Buenos Aires. Dibuka bulan lalu sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan Argentina dari Spanyol pada tahun 1810, museum berada sepuluh meter di bawah permukaan jalan.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-3.jpg

Berada dibawah Gedung Pink, museum ini memadukan sejarah modern dan kuno dari Argentina.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-1.jpg

 Bangunan seluas 54.000 kaki persegi ini berdiri di bekas benteng kota tahun1580, tahun 1957 digunakan sebagai gedung pemerintah dan sekarang dijadikan museum, tidak heran kalau fondasi-fondasi benteng masih terlihat dibawah bangunan ini.

 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-4.jpg

 Dari penggalian arkeologis ditemukan struktur-struktur unik

 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-5.jpg

 Kayu fonasi masih terlihat mencuat tegak setelah 500 tahun berlalu.

 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-6.jpg


Gambar diatas adalah bagian pertama museum yang pertama kita jumpai ketika masuk museum ini.













 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-7.jpg

Untuk mendapat informasi mengenai museum pengunjung bisa bertanya pada tentara atau "pojok informasi" seperti terlihat pada gambar diatas.

 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-8.jpg

 Disini ditampilkan tembikar-tembikar kuno, vas, piring dan lain-lain

 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-9.jpg

 Beberapa bagian bangunan seperti fondasi bisa anda lihat melalui jembatan tembus pandang.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-10.jpg

Pengunjung bisa berjalan-jalan di sepanjang benteng.


http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-11.jpg

Benda-benda peninggalan mantan-mantan presiden Argentina bisa anda lihat disini.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-12.jpg

Anda akan terkejut melihat beragamnya media informasi yang berada di museum ini.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-13.jpg

Lukisan mengenai pendirian pertama kali kota Buenos Aires oleh penakluk asal Spanyol, Juan De Garray, semua orang wajib hadir di acara pembukaan, namun nampaknya penduduk pribumi tidak paham sama sekali dengan apa yang diomongkan si Spanyol ini. Di kanan adalah kayu dari pelabuhan pertama Buenos Aires.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-14.jpg

 Lelah berjalan-jalan, lapar mendera, mampir saja ke kafe ini.

 http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-15.jpg

Disela-sela bangunan terdapat lukisan modern.

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-16.jpg

 Museo del Bicentenario berada sepuluh meter di bawah lantai Pencahayaannya berasal dari atap kaca, cahaya LED dan teknologi terbaru untuk mengontrol kelembaban dan suhu membuat suasana kontras antara masa lalu dengan masa depan

http://inhabitat.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2011/06/Buenos-Aires-Restored-Museo-Del-Bicentenario-17.jpg

 Sumber:
Inhabitant

Seni Instalasi Kayu Terbesar Di Dunia, Metropol Parasol

Kembali ke dunia arsitektur kali ini kami mengetengahkan Metropol Parasol yang merupakan bagian dari Plaza de la Encarnac�on di Seville, bangunan ini baru selesai dibangun tahun ini setelah lima tahun pembangunan. Uniknya bangunan ini terbuat dari kayu, menjadikan bangunan ini seni instalasi kayu terbesar di dunia.


Built within the heart of Seville, the Metropol Parasol becomes the city's most fascinating must-see destination


Built within the heart of Seville, the Metropol Parasol becomes the city's most fascinating must-see destination

Bangunan ini berbentuk seperti sarang lebah, didalamnya terdapat museum arkeologi, pasar petani, dan atap panoramic.

Built within the heart of Seville, the Metropol Parasol becomes the city's most fascinating must-see destination

Struktur berlubang menawarkan keteduhan bagi pengunjung.

Built within the heart of Seville, the Metropol Parasol becomes the city's most fascinating must-see destination

Perancang, J�rgen H. Mayer, mengatakan "bentuk bangunan ini terinspirasi oleh kubah katedral Sevilla", hasil karyanya ini disebut katedral tanpa dinding.

Built within the heart of Seville, the Metropol Parasol becomes the city's most fascinating must-see destination

Desainnya sendiri memadukan antara kayu dan besi.

Built within the heart of Seville, the Metropol Parasol becomes the city's most fascinating must-see destination
Metropol Parasol dilihat dari atas

Sumber:


Melihat Kondisi Kamp Detensi Imigrasi Lenggeng Di Malaysia

Dengan majunya ekonomi Malaysia, seperti pepatah "ada gula ada semut" mengundang banyak perhatian dari para imigran, sebagian diantaranya adalah imigran gelap. Mungkin kita menduga kalau hanya orang Indonesia yang mengadu nasib ke negeri jiran tersebut, namun kenyataannya berbagai ras dan bangsa juga berduyun-duyun ke sana untuk mencari nafkah. Bagi imigran gelap pusat imigrasi adalah penghalang antara mereka dengan tanah impian. Tahukah anda Malaysia memiliki 17 pusat detensi untuk para imigran gelap? Sekarang mari kita melihat kondisi salah satu pusat detensi imigrasi Malaysia di Lenggeng, Negeri Sembilan. Pusat imigrasi Lenggeng berdiri sejak 2009 dibawah Jabatan Penjara Malaysia, dan sekarang menampung sekitar 1200 imigran. Nah sekarang langsung saja kita melihat kondisi para imigran di pusat detensi Lenggeng.